On 1/31/2011 03:44:00 AM by Khairul Jasmi in     1 comment
Khairul Jasmi

Sebuah restoran di Jepang berusia 430 tahun, dikelola oleh 20 generasi tanpa putus. Pengelolanya sekarang, seorang bapak dan anaknya. Sebuah restoran yang tak begitu besar, namun mencatat sejarah panjang. Inilah mungkin restoran milik keluarga paling tua di dunia.
Saya mendengar reportase reporter sebuah televisi swasta nasional soal restoran itu, beberapa hari lalu. Lalu, pemilik restoran berbicara tentang bagaimana ia mendapatkan bahan-bahan untuk sajian di restorannya. “Saya tak percaya pada siapa pun,” katanya ketika ditanya soal bagaimana ia membeli bahan-bahan kebutuhan jualannya. Ia sendiri yang pergi ke pasar dan memilihnya dengan telaten. Begitu tradisi sejak 430 tahun silam, hingga kini.
430 tahun, alangkah lamanya. Belum lagi kita dijajah oleh si Belanda, restoran itu sudah ada. Betapa awetnya, betapa pintarnya orang Jepang mempertahankan miliknya, sesuatu yang kecil tapi telah menjadi sejarah sendiri.
Untuk banyak hal kita memang harus belajar pada Jepang. Soal teknologi, soal cara meniru, mengekor, kemudian menjadi pemimpin pasar dan tak terkalahkan. Tentang semangat kerja, tentang memaknai ‘waktu adalah uang’.
Secara olok-olok seorang teman berkata pada saya, “ oleh kita telepon genggam jadi kebangaan, di Jepang hanyalah prakarya anak sekolah,” katanya.
Jepang, negara kecil yang dilamun gempa bumi itu, adalah juga negara kekaisaran tertua di dunia. Jepang terkenal ke mana-mana, apalagi di Indonesia.
Di Indonesia, terohan samurainya masih terasa sampai sekarang. Rakyat Indonesia melarat semelarat-melaratnya dibuat oleh tentara pendek-pendek itu dulu.
Jepang menguasai Indonesia, bukan serta merta. Jauh sebelum tahun 1940, orang Jepang sudah membuka kedai kopi dan studio foto di Padang. Intelijen mereka mengamati kota ini hari demi hari, tahun demi tahun. Lalu, begitu mendaram negeri ini, mereka sudah punya peta yang lengkap, jauh di luar perkiraan kita.
Hanya sekejap, Jepang kemudian keok didaruak Amerika. Tapi, hanya sekejap pula, Jepang kemudian bangkit. Negara ini berlari cepat dan langsung berdiri di depan.
Kita lalu terkagum-kagum. Kita memang suka kagum pada negara lain. Ketika orang Amerika sampai ke bulan, kita kagum, karena kabarnya di bulan terdengar suara azan. Tatkala ada semua penemuan baru, kita bilang, sesungguhnya temuan itu sudah disebut dalam Alquran.
Hanya sampai di sana, sampai pada kagum dan sampai pada ‘sudah ada dalam Alquran’, lalu kita terlena lagi disapu angin tropis. Kita tidur dan membiarkan sejarah berjalan sendiri. Membiarkan dunia berkembang pesat.
Kemudian kita sibuk menyambut era globalisasi. Pergaulan dunia tanpa batas. Lalu, setelah itu globalisasi tadi datang, kita terlena lagi.
Di dunia bisnis apalagi. Nyaris tidak ada bisnis yang bisa jalan tanpa proteksi pemerintah. Kita punya aset dijual pada bangsa asing, lalu ribut. BUMN dijual tagak, kemudian diprotes habis-habisan. Apalagi yang diprotes, anak panah sudah lepas dari busurnya.
Saya kagum pada keluarga Jepang yang bisa mempertahankan bisnis restorannya 430 tahun lamanya. Pemilik restoran itu, mungkin tak pernah memikirkan globalisasi.
Saya kagum, kemudian saya terlena lagi, disapu sepoi-sepoi angin tropis. Dasar! *

1 komentar :

  1. MILIKI RESTORAN TANPA FRANCHISE !!!
    SAYA SIAP MEMBERIKAN KURSUS MASAK MAKANAN JEPANG. MENU TINGGAL PILIH SAJA.
    SIAP MENJADI PARTNER ANDA UNTUK MEMBUATKAN RESTORAN, KIOS, KEDAI, WARUNG, BOOTH,OUTLET MAKANAN JEPANG SESUAI KEINGINAN ANDA. TIDAK PERLU REPOT. KONSEP & MENU BEBAS, TERSERAH PILIHAN ANDA!!
    APAKAH MENU SUSHI TEI?
    KIYADON SUSHI?
    RAMEN 38? DLL
    RESEP HALAL YANG SUDAH TERBUKTI!!

    Saya menawarkan konsep yang agak berbeda dengan sistem franchise. Brand atau nama tempat usaha anda nantinya bisa anda sendiri yang menamakannya, begitu pula dengan menu, konsep dan penampilannya, akan tetapi saya akan membantu untuk menuntun anda bagaimana membuat sebuah konsep usaha yang anda ingini nanti
    Sudah sekitar kurang lebih 9 tahun saya bekerja sekaligus mempelajari makanan jepang, setelah akhirnya saya sudah berpindah pindah dari satu restoran ke restoran lainnya secara otomatis saya dapat beberapa pelajaran tentang konsep,gaya, dan variasi makanan jepang yang berbeda beda termasuk resepnya. Akan tetapi semua hal yang sudah saya dapat itu tidak saya tiru seratus persennya, itu hanya sumber inspirasi atau bahan perbandingan saja. Di sini saya menjual apa yang saya sudah buat sendiri, yakni resep makanan jepang yang halal,nikmat,murah tetapi tidak merubah rasa jepangnya itu sendiri

    Saya sudah membuat beberapa restoran di berbagai kota dengan konsep dasar yang sesuai dengan kemauan pelanggan. akan tetapi sudah saya kembangkan sedemikian rupa sehingga setiap restoran tersebuti memiliki keunikan masing masing. yang sampai saat ini restoran tersebut semakin berkembang. restoran tersebut adalah:

    1. WASABIE Resto Timor Leste (setup,design,menu,training,dll)
    2. BLUEFIN Hotel Resto Bali (menu & training)
    3. SUSHI SO Resto Palembang (setup,design,menu,training,dll)
    4. ZUSHIODA Booth Jakarta Barat (setup,design,menu,training,dll)
    5. METEOR CAFE Resto Purwokerto (menu & training)
    6. SUSHI NEST Sushi car Depok (setup,design,menu,training,dll)
    7. SUGOI TEI Resto Malang (setup,design,menu,training,dll)
    8. SUSHI TEN Resto Makasar (setup,design,menu,training,dll)
    9. HOKIKU Resto Semarang (setup,design,menu,training,dll)
    10. METROPOLITAN SUSHI booth Jakarta (setup,design,menu,training,dll)
    11. TORI UDON Resto Jakarta (menu & training)

    Mungkin kebetulan anda mengetahui salah satu resto di atas yang sudah saya buat. Kesemua resto yang sudah saya buat ini memiliki konsep,tampilan dan menu yang berbeda beda sesuai dengan keinginan pemiliknya
    untuk lebih jelasnya saya memiliki proposal yang bisa anda download dan simpan. silahkan download di:

    http://adhityayodha.webs.com

    untuk pertanyaan dan informasi silahkan hubungi saya di:

    085737637228 (maaf, tidak melayani sms yang bertele - tele)

    YM:

    japanesechef_indonesia
    japan_chef
    japanese_chef
    franchise_restoran

    email: sushichef_jakarta@yahoo.com

    BalasHapus